Perang Melawan Batuk yang Menyerang dengan Garang

Batuk merupakan hal yang sangat tidak asing di telinga. Kendati biasa dirasakan, nyatanya batuk tetap menjadi penyakit yang cukup mengganggu. Berbagai macam aktivitas bisa terhambat diselesaikan ketika batuk menyerang. Ada banyak penyebab mengapa batuk bisa datang.

Salah satu faktor yang menyebabkan batuk adalah infeksi pada tenggorokan. Daerah mulut termasuk tenggorokan rawan sekali menjadi tempat perkembangbiakkan virus, bakteri dan yang lainnya. Ketika tenggorokan terinfeksi, maka batuklah yang akan datang.

Biasanya, tenggorokan akan memproduksi lendir sebagai bentuk pertahanan diri ketika tenggorokan mengalami infeksi. Namun, ketika jumlah lendir yang dihasilkan terlalu banyak, hal tersebut justru menjadi gangguan. Lendir dalam volume yang banyak akan menyebabkan batuk yang harus dirasakan oleh individu.

Selain virus atau bakteri, asap rokok yang masuk dalam tenggorokan juga bisa menjadi penyebab batuk. Hal tersebut berlaku entah bagi perokok aktif atau pun perokok pasif. Asap rokok yang mengandung banyak zat berbahaya bagi tubuh juga dapat menginfeksi tenggorokan. Sama halnya dengan apa yang telah dijelaskan, asap rokok bisa menyebabkan tenggorokan infeksi hingga akhirnya memicu timbulnya batuk.

Hampir sama dengan rokok, benda dalam bentuk gas yang bisa menyebabkan batuk adalah polusi yang ada dalam lingkungan. Asap kendaraan bermotor atau asap limbah pabrik mau atau tidak mau harus dihirup ketika melewati jalan untuk menyelesaikan aktivitas. Polusi penuh dengan unsur yang membahayakan tubuh masuk ke paru-paru melalui tenggorokan.

Penyebab batuk selanjutnya bisa disebabkan oleh penyakit yang telah diderita oleh individu. Seseorang yang memiliki penyakit TBC atau asma tentu saja memiliki frekuensi batuk yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan orang tanpa penyakit apapun.orang dengan penyakit seperti yang telah disebutkan juga akan memiliki daya tahan tubuh yang lebih rendah sehingga batuk semakin mudah muncul.

Setelah hal-hal yang telah dijelaskan di atas, ada satu lagi faktor penyebab batuk yang sepertinya jarang disadari oleh banyak orang. Faktor tersebut berasal dari makanan yang sering dimakan setiap harinya. Makanan manis-pedas hingga dingin-panas bisa menjadi salah satu penyebab timbulnya batuk. Makanan-makanan tersebut bisa menyebabkan batuk berdahak atau pun batuk kering. Itulah mengapa pada anak kecil, orang tua seringkali melarang untuk memakan es krim terlalu banyak. Dikhawatirkan jika mengonsumsi dalam porsi besar akan menyebabkan batuk dan itu sangat mengganggu aktivitas.

Batuk bisa dicegah atau dihambat perkembangannya dengan berbagai cara. Hal sederhana pertama yang bisa dilakukan adalah dengan selalu menjaga kebersihan. Selalu cuci tangan sebelum makan, minum atau kegiatan lain yang mengharuskan memasukkan bagian tangan ke dalam mulut.

Makanan atau minuman yang harus dipegang menggunakan tangan kosong menjadi lahan subur bagi virus, bakteri atau kuman yang dapat menyebabkan batuk. Dengan selalu mencuci tangan sebelum makan atau minum, paling tidak kita sudah berusaha untuk meminimalisir penyebab batuk untuk berkembang.

Selain itu, selalu gunakan masker saat bepergian. Kita tidak tahu polusi seperti apa yang harus dihadapi. Penggunaan masker akan menyaring udara sebelum akhirnya masuk ke paru-paru. Kesehatan alat pernapasan akan ikut terawat jika rutin menggunakan masker ketika harus bertemu dengan banyak sumber polusi.

Jangan lupa juga untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang dapat meningkatkan sistem pertahanan tubuh. Makanan dengan sumber mineral dan vitamin yang baik bagi tubuh sebisa mungkin untuk terus dikonsumsi.

Kebutuhan tubuh akan semua zat yang bisa digunakan agar tetap sehat harus tetap dipenuhi agar tubuh tidak mudah sakit. Hindrasi dehidrasi dengan meminum banyak air putih. Air putih sebagai jawaban agar tubuh tidak kekurangan cairan juga bisa menjadikan penyebab batuk malas untuk datang.

Jika sudah terlanjut terkena batuk, segera tangani dengan berbagai macam obat batuk yang dijual di apotek sesuai dengan kebutuhan. Jangan membiarkan batuk dalam jangka waktu yang lama hingga akhirnya menjadi parah.

Pengobatan sedini mungkin sangat dianjurkan agar tidak terlalu mengganggu kehidupan. Namun, selain obat yang dijual di apotek, ada juga obat batuk dari bahan alami. Berikut ini beberapa bahan alami yang bisa dijadikan pilihan sebagai obat batuk.

1. Jahe

Jahe merupakan rempah yang sudah terkenal di kalangan masyarakat. Salah satu jenis bahan alami yang bisa menghangatkan ini nyatanya memiliki kandungan anti-inflamasi yang cukup tinggi. Kandungan ini dapat membantu meredakan bahkan menghilangkan batuk yang sedang diderita.

Cara menggunakan jahe sebagai obat batuk pun mudah. Dengan bantuan kencur, jahe mampu menjadi penolong bagi mereka yang sedang mengalami batuk. Pertama, siapkan jahe sebesar 3 jari kemudian rebus bersama kencur dengan porsi secukupnya. Setelah itu, saring air rebusan tadi dan minum airnya. Batuk akan cepat hilang dengan jadwal pemakaian yang rutin.

2. Jeruk nipis

Jeruk nipis memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Vitamin C merupakan salah satu unsur yang dapat menjaga atau meningkatkan daya tahan tubuh. Ketika tubuh memiliki imunitas yang tinggi, penyakit seperti batuk bisa hilang dan tak lagi dirasakan.

Jeruk nipis bisa digunakan sebagai obat batuk dengan cara yang mudah. Pertama peras jeruk nipis hingga menghasilkan air perasan yang cukup banyak. Setelah itu campur air perasan jeruk nipis dengan kecap. Jika tidak menyukai kecap bisa diganti dengan madu. Setelah itu minum campuran tersebut seperti meminum obat berbentuk sirup yang dijual di toko obat.

3. Daun sirih

Bahan alami pada nomor ini tidak hanya bisa digunakan sebagai obat mimisan. Daun sirih ternyata juga bisa digunakan sebagai obar batuk. Kandungan yang ada dalam daun sirih sangat berguna bagi tubuh untuk melawan serangan batuk yang datang. daun sirih bisa dikombinasikan dengan jahe ketika digunakan untuk obat batuk.

Pertama, siapkan lima belas lembar daun sirih dan jahe secukupnya. Setelah itu cuci daun sirih dan jahe yang telah disiapkan. Rebus daun sirih dan jahe tersebut secara bersamaan. Setelah mendidih, saring air rebusan dan minum air yang telah disaring tersebut sebagai obat batuk.

Daun sirih bisa juga diganti dengan tumbuhan lainnya seperti daun kemangi. Caranya pun sama dengan yang telah dijelaskan, yang membedakan adalah jumlah daun yang digunakan. Cukup siapkan tujuh lembar daun kemangi dan rebus bersama tiga gelas air. Pada daun kemangi tidak perlu menggunakan jahe sebagai bahan tambahannya.

4. Belimbing wuluh

Obat batuk selanjutnya bisa dibuat dari buah belimbing wuluh. Buah ini memiliki banyak khasiat yang baik bagi tubuh. Batuk yang telah lama menyerang bisa hilang dengan bahan alami ini. Cara membuatnya pun tidaklah sulit alias mudah untuk dilakukan.

Pertama haluskan belimbing wuluh dalam porsi secukupnya. Setalah itu, peras belimbing wuluh yang telah dihaluskan tadi. Campurkan garam secukupnya pada hasil perasan tadi. Konsumsi ramuan tersebut sebanyak dua kali dalam sehari untuk mendapat hasil yang efektif dan efisien untuk menghilangkan batuk yang sedang diderita.

5. Air garam

Campuran air garam juga bisa dijadikan obar batuk. Namun larutan ini tidak untuk diminum, cukup digunakan untuk berkumur. Kandungan larutan garam efektif membunuh bakteri atau kuman pada tenggorokan yang menyebabkan batuk. Air garam mampu mensterilkan daerah mulut hingga tenggorokan agar batuk tidak kembali datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *